puisi : Bayi Peminta-Minta
Dikirim oleh : mbahyus / 02-Aug-2009 20:43:40
.
Bayi Peminta-Minta
Bayi-bayi tamasya kota
dalam gendongan jalan-jalan
Menyapa lubuk hati rumahmu
Meratapi nasib anak-anakmu
Memesan seujung kering selimut
sehangat kamar tidur
Menawarkan padamu
gigil basah langit hujan
Merengeki sengatan matahari
selepas lelap menyusu pangkuan
Hembuskan celoteh kanaknya
rindu teduh canda serambi depan
Bayi-bayi polos tersenyum
dalam seringai gendongan
salami dada [...]
Okie Agustina Siap Pindah Rumah
Dikirim oleh : wartha / 31-Jul-2009 14:37:11
Okie Agustina mengaku mendapatkan SMS dari Pasha. Isi SMS tersebut mengajak Okie untuk bertemu. Namun Okie sendiri tak mengetahui tujuannya.
Okie sendiri saat ini merasa ketakutan untuk bertemu dengan mantan suaminya itu, sehingga lebih memilih untuk tidak membalas SMS tersebut. Bahkan dirinya saat ini, meminta pengawalan beberapa orang kerabat dan polisi.
Kini perempuan yang resmi dicerai [...]
Indahnya Kematian
Dikirim oleh : kholix / 31-Jul-2009 11:22:02
Indahnya Kematian
Panggilan
Biarkan aku terbaring dalam lelapku,
kerana jiwa ini telah dirasuki cinta,
dan biarkan daku istirahat,
kerana batin ini memiliki segala kekayaan malam dan siang.
Nyalakan lilin-lilin dan bakarlah dupa nan mewangi di sekeliling ranjang ini,
dan taburi tubuh ini dengan wangian melati serta mawar.
Minyakilah rambut ini dengan puspa dupa dan olesi kaki-kaki ini [...]
Pasha "Ungu" Aniaya Mantan Istri
Dikirim oleh : aan / 30-Jul-2009 02:56:36
Untuk kesekian kalinya Sigit Purnomo alias Pasha "Ungu" sepertinya akan kembali berurusan dengan pihak kepolisian, setelah dilaporkan mantan istrinya, Okky Agustina, ke Polres Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/7). Okky melaporkan Pasha terkait tudingan telah melakukan tindak kekerasan sesuai Pasal 352 KUHP mengenai penganiayaan ringan, dengan ancaman hukuman satu tahun penjara.
Sebelumnya, [...]
Kembang Putih di Atas Perahu (2)
Dikirim oleh : kholix / 29-Jul-2009 08:38:29
Kembang Putih di Atas Perahu (2)
MEREKA selalu bertanya di mana ayah mereka. Tentu saja dengan cara-cara anak tak lurus mengantar maksud. Ya, hanya aku yang dapat menangkap arti-bahasa tak manusiawi itu. Bukan dari gerak bibir yang acap meneteskan liur. Bukan pula dari tangan-tangan yang melibas-acak itu. Aku tahu dari mata mereka. Ya, mata mereka.
Beberapa kali mataku berbicara bahwa [...]