Dua Bom mobil meledak ketika para peziarah syiah berkumpul kota suci Karbala Jumat 5 Februari kemarin. Saat peziarah berusaha menyelamatkan diri dari ledakan pertama, terjadi ledakan kedua yang menewaskan 40 orang dan melukai 150 lainnya.
Kedua ledakan tersebut terjadi di saat perayaan tahunan keagamaan umat muslim Syiah. Ledakan kali ini merupakan yang ketiga kalinya terjadi dalam satu pekan di Irak yang menargetkan pada umat muslim Syiah.
Hingga kini belum ada pihak yang mengaku bertangggung jawab atas peristiwa ledakan tersebut. Tetapi Perdana Menteri Nouri al-Maliki menuduh al-Qaida dan para pendukung Saddam, dengan alasan bahwa kedua belah pihak tersebut mencoba untuk mengacaukan keamanan dengan menyerang para peziarah, karena gagal melakukan serangan pada para pejabat.