Dunia.web.id
# duniawebid.com #
Cari

Member Contribution
  Artikel & Informasi terkini kiriman dari para penduduk
( Login | Register )
 
All Topics
Berita
      » Ekonomi
      » Selebrity
      » Umum
Foto
Internasional
Just For Fun
Keluarga
Olahraga
Otomotif
Seni
Teknologi
 
 Dunia.web.id - Member Contribution.

 

Pangsa Ekspor Indonesia Mengarah Pada Negara Berkembang


Oleh : antok / 10-Feb-2010 02:51:41

Pangsa pasar ekspor Indonesia kini dalam lima tahun terakhit beralih kepada negara-negara berkembang (new emerging economics). Cina, India dan negara berkembang lainnya mulai mendominasi tujuan ekspor Indonesia, sementara pangsa pasar ekspor Uni Eropa, Amerika Serikat (AS), dan Jepang mulai berkurang.

Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar dalam paparan kinerja ekspor dan impor Januari-Desember 2009, di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (9/2), menyatakan bahwa, Selama 2009, ekspor nonmigas ke China mencapai USD8,9 miliar atau tumbuh sebesar 14,4 persen dibandingkan 2008. Ekspor ke Korea Selatan dan India masing-masing mencapai USD5,2 miliar dan USD7,4 miliar atau tumbuh sebesar 10,9 persen dan 4,1 persen.

Akan tetapi tujuan pasar ekspor Indonesia masih terkonsentrasi pada delapan pasar tujuan ekspor. Negara-negara ASEAN masih merupakan pasar terbesar dimana lebih dari 20% ekspor Indonesia tertuju pada wilayah ini. Selama Desember 2009 ekspor ke negara tujuan utama seperti AS, Uni Eropa, dan ASEAN mengalami peningkatan, kecuali terhadap Australia dimana mengalami penurunan.

Menurut Mahendra, meskipun produk berbasis SDA masih mendominasi ekspor dan merupakan sumber pertumbuhan ekspor nonmigas selama 2009, namun produk olahan dan industri memberikan kontribusi yang meningkat pada ekspor.

Sementara itu, menurut Duta Besar RI untuk Bangladesh HE Zet Mirzal Zainuddin kepada wartawan, di pers room Departemen Luar Negeri, pada Senin lalu, Bangladesh dapat menjadi negara potensial dalam bidang ekspor.

Ini dilihat pada permintaan ban (merek gajah tunggal) yang menguasai hampir 85% pasar Bangladesh. Dirinya juga menambahkan bahwa ada permintaan untuk sepeda motor yang sekarang sedang dikerjakan, dan terdapat peluang untuk dry food (merek Indofood).

Dijelaskannya, selama ini negara Bangladesh hanya dilihat orang sebagai negara yang banjir, miskin, namun tidak melihat potensi impor dan ekspor. Kadin sendiri sudah memperkirakan Indonesia memasuki era USD1 miliar tahun ini.

Menurutnya, Bangladesh jauh lebih berpotensi dibanding Suriname dan negara lain yang setara dengan Bangladesh. Selain itu, pada April, ada belasan pengusaha furniture, dry food, yang akan melakukan expo di Bangladesh.

pemerintah Bangladesh sendiri langsung meminta Indonesia membantu Bangladesh lewat batu bara dan beras, karena beras Indonesia mengalami surplus. Selain itu juga bila dilihat dari segi ekonomi, Bangladesh termasuk salah satu dari empat belas negara yang bisa bertahan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,6%. (warta ekonomi)

 
 
 Reply Comment
 
 
 Comment pages [ 1 ]
 
Your name
Website http://
Comment
   
Image verification code
Retype image code here
   
 
 


 
© 2000-2010 Dunia.web.id - Dunia Web Indonesia | dunia.web.id | duniawebid.com | faq